0 comments

Pengangguran

10 April 2011

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.

Jenis & macam pengangguran

Pengangguran Friksional / Frictional Unemployment

Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerna penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment

Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, tukang jualan duren yang menanti musim durian.

Pengangguran Siklikal

Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.

Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen.

Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya.

Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik, keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara.

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pengangguran

0 comments

Kebijakan Fiskal

08 April 2011

Kebijakan Fiskal adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mendapatkan dana-dana dan kebijaksanaan yang ditempuh oleh pemerintah untuk membelanjakan dananya tersebut dalam rangka melaksanakan pembangunan. Atau dengan kata lain.

Kebijakan fiscal adalah kebijakan pemerintah dalam mempengaruhi perekonomian Negara untuk menjadi lebih baik melalui pengeluaran dan penerimaan dalam APBN. Contoh kebijakan fiscal adalah apabila perekonomian nasional mengalami inflasi, pemerintah dapat mengurangi kelebihan permintaan masyarakat dengan cara memperkecil pembelajaan dan atau menaikkan pajak agar tercipta kestabilan lagi. Cara demikian disebut dengan pengelolahan anggaran. Kebijakan fiscal berbeda dengan kebijakan moneter., yang bertujuan menstabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Hal ini dilakukan dengan jalan memperbesar dan memperkecil pengeluaran konsumsi pemerintah (G), jumlah transfer pemerintah (Tr), dan jumlah pajak (Tx) yang diterima pemerintah sehingga dapat mempengaruhi tingkat pendapatan nasional (Y) dan tingkat kesempatan kerja (Y). Instrumen utama kebijakan fiscal adalah pengeluaran dan pajak. Perubahan tingkat dan komposisi pajak dan pengeluaran pemerintah dapat mempengaruhi variable – variable berikut:

1. Permintaan agregat dan tingkat aktivitas ekonomi.

2. Pola persebaran sumber daya

3. Distribusi pendapatan

Instrumen kebijakan fiscal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tariff pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industry secara umum.

Jenis – Jenis Kebijakan Fiskal.

1. Penstabilan Otomatik : dalam setiap perekonomian terdapat beberapa jenis pendapatan dan pengeluaran pemerintah yang akan secara otomatik menciptakan kenstabilan yang lebih tinggi kepada kegiatan ekonomi. Pendapatan dan pengeluaran yang mempunyai sifat seperti itu dinamakan Penstabil Otomatik. Apabila kegiatan ekonomi mengalami kemunduran., ia akan mengurangi keseriusan dari kemunduruan ekonomi yang terjadi. Sebaliknya, apabila kegiatan ekonomi mengalami perkembangan, ia akan mengurangi kecepatan perkembangan tersebut. Jenis – jenis penstabil otomatis yang utama adalah :

a. Pajak Proporsional dan Pajak Progresif

b. Ansuransi Pengganguran

c. Kebijakan Harga Minimum

2. Kebijakan fiskal diskresioner : Kebijakan fiskal yang digunakan masalah makro ekonomi seperti: Pengganguran, inflasi, atau tingkat pertumbuhan yang lambat. Diartikan sebagai langkah pemerintah untuk merubah pengeluaran nya atau pemungutan pajaknya dengan tujuan untuk: (1) mengurangi gerak naik turun tingkat kegiatan ekonomi dari waktu ke waktu, dan (2) menciptakan suatu tingkat kegiatan ekonomi yang mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja yang tinggi, tidak mengalami masalah inflasi, dan selalu mengalami pertumbuhan yang memuaskan.

Pada Hakekatnya kebijakan diskresioner dapat dibedakan dalam tiga bentuk sekaligus alat untuk menjalankan kebijakan tersebut: (1) membuat perubahan – perubahan keatas pengeluarannnya, (2) mebuat perubahan-perubahan ke atas pajak yang dipungutnya.(3) secara serentak membuat perubahan dalam pengeluaran pemerintah dan system pemungutan pajak.

Anggaran belanja Negara terdiri dari

1. Penerimaan atas pajak

2. Pengeluaran pemerintah (government expenditure)

3. Transfer pemerintah (government transfer)

Kebijakan Anggaran / politik Anggaran

1. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif

Anggaran deficit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan Negara guna member stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keadaaan ekonomi sedang resesif.

2. Anggaran Surplus (Surplus Budget)/ kebijakan fiscal Kontraktif

Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannnya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.

3. Anggaran Berimbang (Balanced Budget)

Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.

Pengaruh Kebijakan Fiskal bagi Perekonomian.

1. Pemerintah mengunakan kebijakan fiscal untuk mencapai tujuan – tujuan seperti inflasi yang rendah dan tingkat pengganguran yang rendah.

2. Berdasarkan teori ekonomi Keynesian, kenaikan belanja pemerintah sehingga APBN mengalami deficit dapat digunakan untuk merangsang daya beli masyarakat (AD= C + G + I + X – M) dan mengurangi pengganguran pada saat terjadi resensi / depresi ekonomi.

3. Ketika terjadi inflasi, pemerintah harus mengurangi deficit (atau menerapkan anggaran surplus) untuk mengendalikan inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat.


Sumber :http://maulanakatili.blogspot.com/2011/03/kebijakan-fiskal.html

0 comments

Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil.

Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :

1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)
Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.

2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate)
Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.

3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)
Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.

4. Himbauan Moral (Moral Persuasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank Indonesia.
Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin pada inflasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, sejak tahun 2005 Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang (free floating). Peran kestabilan nilai tukar sangat penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan. Oleh karenanya, Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan nilai tukar untuk mengurangi volatilitas nilai tukar yang berlebihan, bukan untuk mengarahkan nilai tukar pada level tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Secara operasional, pengendalian sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumen-instrumen, antara lain operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing, penetapan tingkat diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau pembiayaan. Bank Indonesia juga dapat melakukan cara-cara pengendalian moneter berdasarkan Prinsip Syariah.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kebijakan_moneter


0 comments

Saul Hudson (Slash)

02 March 2011


Saul Hudson, ya itu adalah nama dari gitaris terkenal Slash yang pasti sudah banyak menarik perhatian orang orang di seluruh dunia. Slash lahir pada 23 juli 1965 tepatnya di hampstead dan dia berkebangsaan amerika-inggris. Ayahnya berasal dari inggris sedangkan ibunya berasal dai amerika-afrika. Ibunya adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk seorang penyanyi, penulis lagu, multi-instrumentalist, produser rekaman, arranger, dan mixer yang bernama David Bowie. Dan Ayahnya adalah seorang seniman yang manyumbang ansambel hidup bagi musisi musisi terkenal, seperti Neil Young dan John Mitchell.

Slash dibesarkan di kota Stoke-on-Trent, Staffordshire, Inggris sampai ia berumur 11 tahun, dia harus pindah karena orang tuanya memindahkan keluarganya ke Los Angeles, California Amerka Sekrikat. Selama satu tahun ia menjadi imigran di negara adidaya tersebut, tetapi sayangnya kemudian orang tuanya berpisah. Lalu Slash pun tinggal bersama ibunya, neneknya dan David Geffen. Di amerika dia mengalami masa transisi yang sangat berbeda, oleh karena itu Slash sangat menyukai jeans, T-shirt dan juga rambut panjang yang faktanya belum sesuai dengan anak seumurannya yang sedang baru masuk sekolah.

Asal mula nama SLASH adalah ketika ia diberikan nama oleh teman temannya, karena menurut mereka Saul Hudson snangat cepat bila melakukan sesuatu dan pindah dari hal yang satu ke hal yang lainnya. Dan di saat Slash berumur 15 tahun, dia diberikan sebuah gitar oleh neneknya dan “katanya” hanya bersenar 1. Dari situlah dia lebih mendalami musik sampai sampai sekolahnya menjadi hancur. Bahkan Slash keluar dai sekolahnya pada saat kelas 2 SMU dan mendedikasikan musik sebagai bagian penting dalam hidupnya.

Slash yang merasa sudah cukup mahir menggunakan gitar sebagai alat musik yang digunakannya, mencoba melamar di sebuah band yang bernama poison bersama teman semaasa dia kecil yaitu Steven Adler. Sayangnya mereka berdua gagal mengikuti seleksi di band tersebut. Lalu pada tahun 1983, mereka tertarik untuk membentuk band baru yang bernama Guns N’ Roses dan beranggotakan Slash, Steven Adler, Axl Rose, Izzy Stradlin, dan Duff McKagan. Merekapun merilis album pertama yang dinamakan appetite for destruction, dan membuat beberapa single lagu yang sangat hits pada masa itu seperti welcome to the jungle, paradise city, dan juga Ssweet child o’ mine. Album pertama yang mereka rilis ini mendapat sambutan yang sangat hangat bagi pecinta musik rock dunia, buktinya sudah terjual 15juta keping dan itu hanya di Amerika Serikat., dan juga selama 3 tahun mampu bertahan di tangga album terlaris.

Satu tahun setelah diluncurkannya album pertama, GNR yang menjadi singkatan Guns N’ Roses merilis album kedua mereka yang diberi nama GNR Lies. Album ini juga membuahkan hasil beberapa single hits seperti used to love her dan patience. Karena kecanduan narkoba yang sudah berlebihan,. Steven Adler yang tidak lain adalah teman kecil dari Slash didepak dari GNR dan digantikan oleh Matt Sorum, mereka juga menambahkan satu orang lagi unutk mengisi posisi keyboard. Pada tahun 1991, GNR meluncurkan double album yang sangat artistik, dan album ini menghasilkan banyak sekali hits yang disukai para fansnya. Tetapi sayang aroma perpecahan mulai mewarnai mereka, terbukti dengan keluarnya Izzy Stradlin yang bermain sebagai rhythm gitar karena menurutnya Axl Rose otoriter terhadap band tersebut.

Semua ini berdampak pada kelanjutan band ini karena album yang dirilis berikutnya terhitung kurang sukses. Dan akhirnya pada tahun 1996 Slash resmi hengkang dari band ini, tetapi dia tetap bersolo karir dan membuat Slash’s Snakepit. Setelah itu pada tahun 2004 Slash membentuk band baru bernama Velvet Revolver bersama beberapa personil dari Guns N’ Roses yang tidak lain adalah bandnya yang terdahulu. DI band ini mereka membuat 2 album yang cukup sukses dan menarik cukup banyak perhatian para pecinta musik di dunia. Slash juga sering memberikan aroma permainan gitarnya pada musisi musisi terkenal yang lain, seperti Alice Cooper, Michael Jackson, dan masih banyak lagi. Sampai sekarang sang gitaris ini masih bermain dan membuat solo album. Slash juga mengajak beberapa vokalis terkenal untuk mengisi suara di albumnya seperti M Shadows dan Fergie.

0 comments

sistem pemerintahan ekonomi Indonesia Pra Kemerdekaan

15 February 2011

Sebelum Indonesia merdeka ada empat negara yang telah menjajah Indonesia, diantaranya adalah Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang. Akan tetapi Portugis tidak memberikan sistem yg banyak dikarenakan Belanda datang dan mengusir Portugis. Belanda yang menjajah hingga 350 tahun atau 3,5 abad telah menancapkan banyak sistem pemerintahan ekonomi di Indonesia.


Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC)

VOC adalah sebuah perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk menghindari persaingan antar sesama pedagang Belanda, sekaligus untuk menyaingi perusahaan imperialis lain seperti EIC yang dipunyai Inggris.

VOC mempunyai hak Octrooi, antara lain :

1. Hak mencetak uang

2. Hak mengangkat dan memberhentikan pegawai

3. Hak menyatakan perang dan damai

4. Hak untuk membuat angkatan bersenjata sendiri

5. Hak untuk membuat perjanjian dengan raja-raja

Walaupun VOC mempunyai hak seperti itu, bukan berarti VOC mempunyai hak penuh atas perekonomian Hindia Belanda. Karena kenyataannya sejak tahun 1602, mereka hanya menguasai komoditi rempah rempah untuk memenuhi permintaan pasar, khususnya di Eropa. Untuk menjamin hak atas monopoli yang mereka terapkan, VOC telah menguasai kota kota dagang dan juga jalur jalur pelayarannya, akan tetapi VOC belum membangun sistem pasokan kebutuhan untuk kehidupan penduduk pribumi. VOC juga mempunyai peraturan peraturan untuk mendukung sistem monopolinya seperti verplichte leverentie atau kewajiban meyerahkan hasil bumi dan contingenten atau pajak hasil bumi. Selain itu, VOC membatasi tanaman yang boleh ditanam oleh penduduk, hal itu dilakukan agar harga rempah rempah di pasar tetap mahal, VOC juga mempunyai hak extirpatie yaitu pemusnahan tanaman yang jumlahnya melebihi peraturan. Semua itu dilakukan agar VOC dapat menambah isi kas negeri Belanda, karena dengan terwujudnya hal itu akan menambah kekayaan dan juga pamor di seluruh belahan dunia.

VOC bubar pada tahun 1975 karena dianggap tidak dapat mengeksplorasi kekayaan Hindia-Belanda, defisit kas dari VOC menunjukkan akan kegagalannya, semakin berkurangnya kas dari VOC antara lain disebabkan oleh :

· Korupsi yang dilakukan oleh pegawai VOC sendiri

· Pembagian dividen kepada para pemegang saham, walaupun kas defisit.

· Peperangan yang terus-menerus dilakukan oleh VOC dan memakan biaya besar, terutama perang Diponegoro

· Penggunaan tentara sewaan menggunakan biaya yang tidak sedikit

Karena kegagalan yang telah dialaminya maka, VOC digantikan oleh Bataafsche Republiek. Tetapi Bataafsche Republiek tidak bertahan lama, karena mereka dihadapkan dengan keuangan yang sangat kacau. Selain karena perang yang sedang terjadi di Eropa, kebobrokan di bidang moneterpun menerpa Bataafsche Republiek karena blokade inggris akan impor perak. Sebelum Bataafsche Republiek berbenah akan kekacauan yang dialaminya, Inggris lebih dulu mengambil alih pemerintahan Hindia-Belanda.


Pendudukan Inggris (1811-1816)

Inggris berusaha merubah pola pajak hasil bumi yang sudah lama sekali diterapkan oleh belanda dengan menerapkan landrent (pajak tanah). Thomas Stamford Raffles berpikir bahwa sistem ini akan berhasil di Hindia Belanda karena sudah diterapkan di India dan berhasil. Dengan system ini juga maka masyarakat pribumi akan memiliki cukup uang untuk membeli barang barang produk Inggris ataupun yang diimpor dari India. Hal ini menunjukkan Imperialisme Modern yang menjadikan tanah jajahan tidak hanya sekedar untuk tujuan mengeksplorasi kekayaan alamnya, tetapi juga menjadikan tanah jajahan sebagai daerah pemasaran produk dari negeri penjajah.


Cultuurstelstel

Cultuurstelstel mulai diberlakukan pada tahun 1836 atas inisiatif Van Den Bosch. Sejak sistem tanam paksa ini diberlakukan, pembudidayaan produk produk selain rempah rempahpun diperintahkan. Yaitu seperti kelapa sawit, gula, teh, karet, dan produk lainnya. Tujuan Belanda melakukan cultuurstelsel ini adalah untuk memenuhi berbagai komoditi permintaan pasar di dunia. Sistem ini sangat menguntungkan Belanda karena dengan keuntungan yang di dapat Belanda dapat langsung menggantikan kerugian akibat perang dengan napoleon di negeri kincir angin tersebut. Sebaliknya hal ini sangatlah merugikan penduduk pribumi.

Cultuurstelsel ini adalah penganti Landrent yang diterapkan oleh Inggris untuk memperkenlkan uang kepada penduduk pribumi. Masyarakat wajib menanam tanaman dan menjual hasilnya ke pemerintah dan dibayar dengan harga yang tentunta telah ditetapkan oleh pemerintah itu sendiri. Bagi masyarakat pribumi, sistem ini sangatlah menguras keringat dan juga darah mereka, karena sangatlah merugikan apalai sistem kerja rodi masih juga diberlakukan. Namun dari banyakya segi negatif yang ada sistem ini juga mempunyai segi poditif. Segi positifnya adalah, masyarakat pribumi mengenal tata car menanam tanaman ekspor yang bukan tanaman asli indonesia. Selain itu ekonomi uang yang masuk ke pedesaan meningkatkan taraf hidup mereka. Dan juga hal ini membuat tata cara hidup masyarakat berubah menjadi lebih komersial.


Pendudukan Jepang (1942-1945)

Terjadi perombakan besar-besaran dalam struktur ekonomi pada masa pemerintahan Jepang. Pemerintah militer Jepang menerapkan kebijakan pengerahan sumber daya ekonomi untuk mendukung gerak maju pasukan Jepang dalam perang Pasifik. Karena pasokan makanan untuk militer dan produksi minyak jarak untuk pelumas pesawat tempur menjadi prioritas utama, terjadilah bencana kekurangan pangan dan merosot tajamnya kesejahteraan masyarakat. Selain itu Impor dan ekspor macet, sehingga selain kelangkaan pangan jug terjadi kelangkaan tekstil. Karena tekstil yang didapt adalah dari impor negara lain ke Indonesia.

0 comments

Analisis Proses Pembelian

01 December 2010



Pada era globalisasi ini peluang untuk berbisnis semakin luas, hal ini pun merambah ke dunia fashion. Salah satu contoh dari dunia fashion yaitu sepatu kets yang banyak dilirik oleh para pengusaha. Saat ini sudah banyak sekali pengusaha yang membuka bisnis sepatu karena disamping untung yang tidak sedikit, produk sepatu kets sangatlah mudah untuk dijual. Produk ini mudah untuk dijual karena sangatlah banyak orang yang meminati dan ingin membeli produk seperti ini.

Saya sangat tertarik untuk berbisnis sepatu kets ini karena banyak sekali orang yang meminatinya, termasuk saya sendiri karena saya sangat menyukai sepatu kets. Untuk berbisnis sepatu kets ini tidaklah memakai modal yang sedikit. Kira kira untuk memproduksi satu sepatu diperlukan modal sekitar Rp 50.000 untuk membuatnya. Jika ingin memproduksi produk ini dengan jumlah yang banyak tentunya juga harus mempunyai modal yang banyak juga untuk membuatnya. Disini saya tidak mengambil untung terlalu besar, kira kira saya hanya menjual seharga Rp. 70.000. tetapi sepatu yang dihargakan murah itu adalah sepatu dengan kualitas yang tidak bagus atau bisa dibilang berkualitas rendah. Saya juga memproduksi sepatu dengan kualitas yang lebih baik atau lebih tinggi kualitasnya. Harga sepatu kets yang berkualitas tinggi sangatlah berbeda dengan harga sepatu kets yag berkualitas rendah. Perbandingan harga dari dua sepatu yang berbeda kualitas ini mencapai lebih dari 2x lipat. Karena saya menjual dengan harga yang dimulai dari Rp. 180.000 sampai Rp. 300.000. Untung dari memproduksi produk sepatu kets ini tidaklah terlalu tinggi jika dihitung juga dengan ongkos untuk memproduksinya. Walaupun begitu hal ini sangat menguntungkan karena selain saya mendapatkan keuntungan saya juga bisa mendapatkan pengalaman di dunia bisnis. Demikian artikl yang saya buat tentang bisnis yang saya jalani, mudah mudahan apa apa yang saya tuangkan di artikel ini dapat menambah wawasan dan menarik perhatian saudara sekalian untuk mencoba dunia bisnis